Wuthering Waves dan Neverness to Everness sama-sama ditujukan bagi pemain yang merasa pertarungan Genshin terlalu lambat, tetapi keduanya menjawab gatal itu dengan cara berbeda. WuWa, dari Kuro Games, adalah dunia terbuka fantasi pasca-apokaliptik; NTE adalah sandbox fantasi-urban berlatar metropolis Hethereau. Keduanya diluncurkan dalam sorotan tajam, dan keduanya memikul beban studio yang berusaha membuktikan diri.
Gameplay & pertarungan
Pertarungan adalah tempat konsensus komunitas paling jelas: Wuthering Waves biasanya dinilai sebagai game aksi murni yang lebih baik. Sistem dodge-counter-nya, jendela parry yang ketat, pergantian Echo, dan irama Concerto/Resonance memberi imbalan pada skill mekanis serta memberikan alur yang cepat dan agresif. Pertarungan berbasis Esper NTE juga punya perfect dodge dan parry, tetapi lebih bersandar pada komposisi tim dan sinergi kelas elemental ketimbang eksekusi sepersekian detik yang dituntut WuWa. Yang jadi jawaban NTE ada di luar pertarungan. Traversal WuWa memang bagus (wall-running, grappling, memanjat mulus), tetapi tetap loop eksplorasi yang cukup konvensional. NTE menambahkan kendaraan yang bisa dikemudikan, sistem buronan/kriminal, kepemilikan properti, dan membangun usaha, memberinya luasnya sandbox yang tak dicoba WuWa.
Progresi & monetisasi
Keduanya lebih murah hati ketimbang Genshin, tetapi NTE melangkah lebih jauh di atas kertas. Wuthering Waves mempertahankan banner terbatas 50/50 (dengan bintang lima unggulan terjamin di pity berikutnya) dan banner senjata terpisah, meski pity-nya dibatasi lebih rendah dari Genshin. NTE membuang 50/50 sama sekali, menjamin S-Class unggulan di setiap gulir S-Class, membatasi pity di 90, serta hadir tanpa banner senjata plus ekonomi gulir peluncuran yang sangat besar.
- Kedalaman pertarungan: WuWa untuk aksi menuntut; NTE untuk penyusunan tim dan ragam sandbox.
- Gacha: NTE menghapus 50/50 dan banner senjata; WuWa mempertahankan keduanya tetapi masih relatif adil.
Konten & endgame
WuWa adalah kisah peringatan yang seharusnya dipelajari NTE. Ia diluncurkan Mei 2024 dengan keluhan performa dan pacing cerita yang serius, lalu menjalankan salah satu arc penebusan terbaik di genre ini, mengetatkan optimalisasi dan memperbaiki penulisan patch demi patch, dan kini punya irama endgame yang terbukti (Tower of Adversity dan mode tantangan bergilir). NTE ada di awal perjalanan itu: penerimaannya terbelah, optimalisasi mobile dan rasa berkendara menuai kritik, ceritanya dilaporkan melempem di tengah, dan ada kontroversi aset AI. Endgame-nya belum terbukti.
Mana yang sebaiknya kamu mainkan?
Pilih Wuthering Waves jika rasa pertarungan adalah prioritasmu dan kamu menghargai game yang sudah merebut kembali kepercayaan. Pilih NTE jika kamu mau sandbox urban, berkendara, dan hunian, plus gacha paling ramah di antara keduanya, sambil menerima bahwa NTE masih harus membuktikan bisa mempertahankan pemain seperti yang akhirnya dilakukan WuWa.



